SMA Muhammadiyah 1 Metro yang lebih familiar disebut SMA Muhi Metro didirikan pada 28 Mei 1968 dengan Surat Tanda Terdaftar Majelis Pengadjaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor: 2087/M/440/III-26.

Sebelum ditetapkan menjadi SMA Muhammadiyah 1 Metro, awalnya bernama SMA Pembangunan (swasta) yang berkedudukan di SMA Negeri 1 Metro dikepalai oleh Bapak Tauhid yang telah berdiri sejak tahun 1964.

Pada tahun 1966 atas prakarsa Bapak Sirajudin Juhidin selaku kepala SMA Negeri I Metro kepemilikan SMA Pembangunan dialihkan kepada Majelis Pendidikan dan Pengajaran Muhammadiyah Cabang Metro. Hal ini mendapat sambutan  baik dari Majelis Pendidikan dan Pengajaran Muhammadiyah Cabang Metro dengan mendaftarkan SMA Muhammadiyah 1 Metro kepada Majelis Pengadjaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui surat nomor: K/2-33/IV-68 tertanggal 30 April 1968.

 Selanjutnya SMA Pembangunan yang berada dibawah naungan Majelis Pendidikan dan Pengajaran Muhammadiyah tersebut dengan resmi diubah namanya menjadi SMA Muhammadiyah I Metro yang dikepalai oleh Bapak Sirajudin Jahidin.

Pada awal berdiri, lokasi  SMA Muhammadiyah 1 Metro dipindahkan ke komlek Muhammadiyah Metro di Jalan  Budi Utomo yang sekarang menjadi Jalan K.H. Ahmad Dahlan No.1 Metro. Dimana kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pada waktu pagi hari.

Dalam perjalanannya, SMA Muhammadiyah 1 Metro telah mengalami beberapa kali pergantian kepemimpinan Kepala Sekolah, diantaranya sebagai berikut:

1. Siradjudin Djahidin, Sm., Hk. ( 1964 – 1966 )

2. Drs. R. Abdul Matin ( 1966 – 1971 )

3. Amiludin Hasan ( 1971 – 1979 )

4. Drs. Suparno ( 1979 – 1985 )

5. Drs. Sutoyo ( 1985 – 1987 )

6. Sukarman S., B.A. ( 1987 – 1999 )

7. Sardjono, S.Pd. ( 1999 – 2008 )

8. Nurhasim, M.Pd. ( 2008 – 2011 )

9. Drs. Ruslani ( 2011 – 2023 )

Pada masa kepemimpinan Drs. Suparno, Pempinan Cabang Muhammadiyah Metro membangun gedung SMA Muhammadiyah I Metro di Jalan Khairbras 14/IV Ganjar Agung Metro. Sehingga  pada tahun ajaran 1983/1984, SMA Muhammadiyah I Metro kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke Lokasi tersebut.

Pada tahun 1984 berdasarkan surat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan No. 01/C-7/Kep/I/1984 SMA Muhammadiyah I Metro ditingkatkan statusnya dari status Terdaftar menjadi Diakui. Dengan demikian SMA Muhamadiyah I Metro Sejak Tahun Ajaran 1983/1984 berhak menyelenggarakan EBTA/EBTANAS sendiri.

Pada tahun 1987 berdasarkan surat Keputusan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, Majelis Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan (MPPK) Nomor : 001/C/ Kep/ 1/ 1989. Ditingkatkan lagi statusnya menjadi Disamakan. Berdasarkan UU No 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta perubahan Kurikulum 1984 menjadi Kurikulum 1994 nama SMA diubah menjadi SMU (Sekolah Menengah Umum) yang dengan demikian berubah menjadi SMU Muhammadiyah I Metro, namun pada tahun 2003 berubah kembali namanya menjadi SMA Muhammadiyah 1 Metro.